Membandingkan Kekurangan Dan Kelebihan Investasi Properti

  • August 3, 2020

Semua investasi memang memerlukan modal, namun tidak sebesar jika Anda memutuskan untuk investasi di bidang properti. Baik itu secara tunai maupun cicilan, jumlah uang yang dilibatkan dalam transaksi tersebut jelas sangat besar. Pada dasarnya, semua resiko dalam investasi properti bisa dihindari jika Anda telah melakukan riset yang menyeluruh sebelum membeli. Pelajari pertumbuhan ekonomi pasar real estate agar Anda bisa menemukan lokasi strategis dengan nilai apresiasi yang kuat. Secara umum, investasi properti dibilang menguntungkan karena nilainya yang diharapkan terus menanjak seiring dengan berjalannya waktu .

Sekarang ini sudah banyak orang yang memulai bisnis properti karena bisnis ini dapat mendatangkan laba yang sangat besar. Namun tak hanya itu, bisnis properti semakin populer karena peminatnya terus bertambah setiap harinya. Itulah hal-hal yang harus diperhatikan jika enggan mengalami kerugian pada aset properti Anda.

Investor membeli tanah dan bangunan lalu direnovasi dan selanjutnya dijual atau disewakan, ini juga merupakan bentuk investasi properti. Namun, developer properti juga manusia biasa yang sering melakukan kesalahan, khususnya pada perencanaan dan hasil akhir dari properti tersebut. Dikatakan, sikap rasional penting dalam menentukan jenis properti apa, lokasi di mana, dan pertimbangan fisik lainnya atas produk properti yang dibeli.

Kerugian bisnis properti

Selain harga properti berpotensi naik signifikan, produk properti sebagai sarana investasi juga tak kedaluwarsa. Namun demikian agar tepat sasaran investor tetap harus berdasar feeling dan rasional bertindak guna menghindari risiko kerugian. Jika tidak maka harganya tidak akan bagus jika kondisi properti terlihat tidak diurus. Semakin pendek jangka waktu investasi maka keuntungan investasi properti semakin kecil. Sebaliknya semakin lama anda berinvestasi di properti maka keuntungan semakin besar.

Membeli tanah untuk kemudian dibangun dan dijual dengan harga lebih mahal, dan masih banyak lagi. Beberapa hal inilah yang membuat setiap orang berlomba-lomba berinvestasi tanah dan properti. Oleh karena hal itulah banyak pebisnis yang mengurungkan niatnya untuk memulai bisnis properti ini. Kamu bisa mengalami kesulitan dalam pemasaran properti jika lokasinya tidak cukup strategis karena dianggap memiliki letak yang kurang menarik dan sulit dijangkau. Dari pembahasan di atas, semoga teman-teman sudah semakin jelas akan data tentang investasi properti.

Tidak heran bila di beberapa wilayah atau kota di Indonesia sedang melakukan pembangunan properti dalam berbagai bentuk misalnya rumah, rumah sakit, perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan, dan lain-lain. Hal yang lebih menggiurkan lagi bahwa pembangunan properti ini sedang disosialisasikan dan berusaha merekrut banyak pemilik modal besar untuk menanamkan dananya di investasi ini. Sementara untuk investasi emas, masyarakat akan mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga beli dan harga jual. Kecenderungan harga emas selalu naik dari tahun ke tahun merupakan rahasia umum dan inilah yang menjadi incaran banyak masyarakat kita sebagai keuntungan dalam investasi emas. Kelemahannya, memang investasi ini lebih cocok untuk jangka panjang dan biasanya bukan menjadi pilihan investor yang menginginkan keuntungan besar dalam waktu cepat.

Dimana transaksinya harus melalui akad syariah, seperti contohnya dalam transaksi jual beli properti. Serta tentu saja dalam transaksi syariah tidak diperkenankan melakukan kegiatan jual beli yang menjurus ke praktek suap. Perawatan tanah kosong tentu tidak semahal merawat properti lain seperti kos, apartemen, atau ruko. Ketika bangunan tidak ditempati dan dibiarkan terbengkalai, maka kondisinya rentan rusak akibat jamur, hewan perusak seperti rayap, hingga timbul risiko seperti atap bocor dan dinding keropos. Jika sudah begini, biaya perbaikan yang harus dikeluarkan pun tak sedikit.